• Selasa, 28 Juni 2022

Cara Mengartikan Warna Indeks UV Sinar Matahari di Situs BMKG

- Rabu, 18 Mei 2022 | 20:12 WIB
cara membaca indeks sinar UV di situs BMKG
cara membaca indeks sinar UV di situs BMKG

SINERGI JATIM - Jika ingin mengetahui kondisi panas atau indeks sinar  matahari saat ini, kamu bisa membuka situs resmi BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika).

Disana terdapat peta dengan indeks UV sinar matahari  yang ditampilkan dengan indikator warna. Seperti yang kita tahu, sinar UV dibagi menjadi dua kategori, ada yang bermanfaat ada yang merugikan umat manusia.

Badan Meteorologi Dunia (World Meteorological Organisation/WMO) menuliskan bahwa sinar matahari yang kurang akan memengaruhi mood kita dan juga meningkatkan ancaman kekurangan vitamin D.

Baca Juga: Rahasia Cantik Ala Resep Bali Kuno Yang Tertulis Lontar Tattwa, Salah Satunya Bernama Aji Dyah Indah Suksma

Namun jika menerima paparan sinar matahari yang berlebihan akan menimbulkan bahaya bagi kesehatan. Salah satunya kanker kulit.

Setiap skala ada UV Indeks setara dengan 0.025 Wm2 radiasi sinar ultraviolet. Skala tersebut diperoleh berdasarkan fluks spektral radiasi UV dengan fungsi yang sesuai dengan efek fotobiologis pada kulit manusia, terintegrasi antara 250 dan 400 nm.

Berikut cara membaca indikator indeks sinar UV dari sinar matahari di situs BMKG.

Warna Skala

UV indeks 

 Kategori  Imbauan
Hijau  0-2  Low (resiko rendah)
  • tingkat bahaya rendah bagi orang banyak.
  • kenakan kacamata hitam pada hari yang cerah.
  • gunakan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ bagi kulit sensitif.
  • permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV.
Kuning 3-5 Moderate (resiko bahaya sedang)
  • tingkat bahaya sedang bagi orang yang terpapar matahari tanpa pelindung
  • tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari.
  • kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan.
  • oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang atau berkeringat.
  • permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV.
Oranye 6-7 High (resiko bahaya tinggi)
  • tingkat bahaya tinggi bagi orang yang terpapar matahari tanpa pelindung, diperlukan pelindung untuk menghindari kerusakan mata dan kulit.
  • kurangi waktu di bawah paparan matahari antara pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore.
  • tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari.
  • kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan.
  • oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang atau berkeringat.
  • permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV
Merah  8-9  Very high risk (resiko bahaya sangat tinggi)
  • tingkat bahaya tinggi bagi orang yang terpapar matahari tanpa pelindung, diperlukan tindakan pencegahan ekstra karena kulit dan mata dapat rusak rusak dan terbakar dengan cepat.
  • minimalkan waktu di bawah paparan matahari antara pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore.
  • tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari.
  • kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan.
  • oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang atau berkeringat.
  • permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV.
Ungu  >11 Extreme (risiko bahaya sangat ekstrem)
  • tingkat bahaya ekstrem bagi orang yang terpapar matahari tanpa pelindung, diperlukan semua tindakan pencegahan karena kulit dan mata dapat rusak rusak dan terbakar dalam hitungan menit.
  • hindari paparan matahari antara pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore.
  • tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari.
  • kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan.
  • oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang atau berkeringat.
  • permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV.

(Dadang Harumaya / www.sinergipapers.com)

Halaman:

Editor: Made Adi Anisa

Sumber: Sinergi Papers

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X