• Selasa, 7 Februari 2023

Lahirkan Talenta Start Up, Jagoan Digital Banyuwangi Kembali Digelar

- Kamis, 17 November 2022 | 14:25 WIB
Jagoan Digital Banyuwangi Kembali Digelar (Humas Banyuwangi)
Jagoan Digital Banyuwangi Kembali Digelar (Humas Banyuwangi)

SINERGI JATIM - Jagoan Digital Banyuwangi dinilai sukses melahirkan talenta-talenta muda di bidang start up.

Sejumlah alumni Jagoan Digital menorehkan berbagai prestasi, bahkan kini bekerja di start up besar nasional.

Hal ini lantas mendorong Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani untuk menggelar kembali ajang tersebut.

"Program Jagoan Digital tidak hanya melahirkan start-up lokal, namun lebih dari itu kami melihat program ini menjadi talent pool atau wadah talenta yang bisa jadi siap untuk bekerja di start-up start-up besar nasional. Beberapa contoh dari alumni program jagoan digital menjadi tim di start-up startup besar, seperti Blibli dan Traveloka," kata Ipuk, Senin (14/11/2022).

Baca Juga: 5 Mobil Terbaru Dengan Teknologi Super Canggih yang Akan Dipasarkan di Indonesia Tahun 2023

Selain itu, papar Ipuk, ada pula beberapa alumni yang meraih prestasi di tingkat nasional.

Seperti Top 3 Artifical Intelligence Huawei dan Top 10 Wirausaha Kemenpora. Ada pula yang berhasil meraih beasiswa LPDP Columbia University.

"Ini adalah investasi jangka panjang bagi kami, bagaimana mengajak anak muda lokal untuk berkolaborasi dan terus berprestasi dalam hal-hal yang positif,” tegas Ipuk.

Jagoan Digital yang merupakan rangkaian program Jagoan Banyuwangi itu diluncurkan sejak 2021.

Jagoan Digital merupakan program inkubasi yang fokus mengembangkan anak muda dan startup lokal Banyuwangi. Mereka digembleng dengan para mentor dari start up besar di Indonesia.

Baca Juga: Ramalan Weton Sabtu Kliwon di Tahun 2023, Bagaimana Perwatakan, Asmara, dan Arah Rejeki Anda?

“Kami terus mengembangkan program ini dengan melibatkan start-up start-up nasional, seperti Gojek, Grab, Qasir dan DOT Technology untuk ikut serta mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif dan digital Banyuwangi," jelas Ipuk.

Untuk Jagoan Digital tahun ini diikuti oleh 126 anak muda dari 42 tim. Mereka yang terpilih untuk ikut bootcamp dengan mentoring secara hybrid.

Mentoring dilakukan mulai dari 7-9 November via online, dan tanggal 14-15 November berlangsung tatap muka di Banyuwangi. Nantinya, mereka akan mempresentasikan pitch desk, 30 November.

"Kami berharap program ini akan melahirkan anak-anak muda yang tidak hanya menguasai model bisnis dan teknologi digital, namun juga punya kepekaan sosial dan berkontribusi dalam membangun Banyuwangi," jelas Ipuk.

Baca Juga: Menilik Spesifikasi Wuling Air EV, Mobil Listrik Terbanyak Pendukung KTT G20 Bali

Berbagai mentor dari professional startup ternama Indonesia mulai Project Leader di Stealth Digital Banking, Kholifatul Ummah, CEO & Founder of MAPID, Bagus Imam Darmawan; Co-founder & CEO Indiekraf Indonesia, M. Ziaelfikar Albaba; CEO DOT Indonesia, Billtraviano Harda; Co-Fonder & President Qasir.id, Rachmat Anggara; juga terdapat akademisi dari Universitas Brawijaya Malang, Stikom Banyuwangi, dan masih banyak lainnya.

Pada Jagoan Digital Batch II masing-masing tim dihadapkan langsung dengan permasalahan prototipe start-up mereka, mulai dari desain UI/UX, hingga customer journey yang berkaitan dengan aplikasi yang mereka buat.

Halaman:

Editor: Fahrur Rozi Udma

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X