• Sabtu, 1 Oktober 2022

Bangun Literasi Desa Grujugan, KKN Unej Adakan Pelatihan Menulis Aspirasi dan Opini

- Senin, 8 Agustus 2022 | 06:23 WIB
Mohammad Hairul S.Pd., M.Pd ketika mengisi materi di Balai Desa Grujugan Kidul (Ruang Serbaguna)  (M Hidayatullah/Sinergi Jatim)
Mohammad Hairul S.Pd., M.Pd ketika mengisi materi di Balai Desa Grujugan Kidul (Ruang Serbaguna) (M Hidayatullah/Sinergi Jatim)

SINERGIJATIM -  Kelompok KKN 269 Universitas Jember adakan Pelatihan Menulis Aspirasi dan Opini, yang bertemakan “Aku dan Desaku” kepada generasi muda di Desa Grujugan Kidul, Bondowoso, Minggu (07/08/2022).

Tidak tanggung-tanggung pelatihan tersebut menghadirkan Instruktur Nasional Literasi Baca Tulis, Mohammad Hairul, S.Pd, M.Pd. sebagai pemateri.

Program Litasa (Literasi Dasar Desa) tersebut merupakan salah satu program kerja yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengetahuan dan mengasah kecakapan berliterasi masyarakat desa,  yang menyasar peserta didik Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) Desa Grujugan Kidul.

Pelatihan literasi tersebut dilaksankan sebanyak dua sesi, sesi pertama utuk jenjang SD/MI pada pukul 09.00 WIB, kemudian dilanjutkan sesi kedua pukul 13.00 WIB untuk jenjang SMP dan SMA.

Namun, puncak dari program ini terletak pada menciptakan sebuah karya, oleh karena itu mahasiswa KKN Unej mengadakan lomba menulis opini dan membaca puisi, sebagai sebuah tindak lanjut dari kegiatan awal.

Baca Juga: Sandiaga Uno Beri Kuliah Umum di UNEJ : Mari Digitalisasi Ekonomi Kreatif

Raina Jamila Ali selaku Sekretaris tim KKN menerangkan bahwa adanya kegiatan tersebut bermula dari sebuah riset, saat coba mencari masalah yang paling dasar dari jumlah populasi yang dijadikan sampel dengan subjek penelitian adalah anak usia sekolah.

“Setelah kita ambil beberapa sampling wawancara warga di sekitar posko yang mempunyai anak usai sekolah, akhirnya kami temukan masalah utama nih, yang paling bikin greget itu ya, hampir semuanya menjawab masalah kecanduan anak pada gawai, pada media sosial juga.” Ujar Raina.

 “Nah, berhubung kelompok kami itu ngambil tematiknya tentang TIK dan data terus dikerucutkan lagi tentang masalah literasi, jadi akhirnya kami memutuskan untuk fokus  masalah literasi masyarakat khususnya rentang usia anak hingga remaja,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Abdul Rozik Fanani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X